Tartila, Inovasi MTsN 5 Kulon Progo dalam Literasi Al Quran Berbasis Sinergi Masyarakat
- Jum'at, 27 Februari 2026
- Administrator
- 0 komentar
- Dilihat 26 kali
Kulon Progo (MTsN5KP) - Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Kulon Progo hidupkan suasana pagi dengan lantunan ayat-ayat suci Al Quran melalui program Tartila (Tahsin Tahfiz Literasi Al Quran). Pada Rabu (27/02/2026) pagi, giliran seluruh siswa kelas 8 menjalani kegiatan Tartila dengan khidmat sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Program ini menjadi salah satu jalan bagi madrasah dalam membentuk karakter religius siswa sekaligus memastikan kualitas bacaan Al Quran mereka terjaga dengan baik dan benar.

Hal yang istimewa dari kegiatan Tartila ini adalah keterlibatan aktif masyarakat sekitar. Para pengajar yang membimbing siswa praktisi Al Quran dari lingkungan sekitar madrasah. Sinergi ini merupakan bentuk kerja sama nyata antara MTsN 5 Kulon Progo dengan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berbasis kearifan lokal.

Pelaksanaan Tartila diatur secara sistematis agar bimbingan berjalan efektif dan terfokus. Jadwal kegiatan dilaksanakan secara bergantian setiap minggunya, yakni siswa kelas 7 pada Selasa pagi, kelas 8 pada Rabu pagi, dan kelas 9 pada Kamis pagi. Dengan pembagian ini, setiap jenjang mendapatkan perhatian penuh dari para pembimbing dalam memperbaiki tajwid (Tahsin), menambah hafalan (Tahfiz), serta memahami kandungan ayat (Literasi).

Program Tartila di MTsN 5 Kulon Progo ini juga bersifat inklusif dan tidak hanya ditujukan bagi siswa yang sudah mahir. Bagi siswa yang masih berada pada tahap pengenalan huruf atau pembacaan Iqra, para pembimbing memberikan pendampingan khusus secara lebih personal dan sabar. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap siswa, apa pun tingkat kemampuannya, mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperbaiki bacaan mereka dari dasar hingga benar-benar lancar, sehingga tidak ada satu pun siswa yang merasa tertinggal dalam mempelajari kitab suci Al Quran.

Kepala MTsN 5 Kulon Progo, Farida Rahmawati, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme siswa dan dukungan para pengajar dari masyarakat. Beliau menekankan bahwa program ini adalah langkah strategis madrasah dalam mencetak generasi yang Qurani. Kehadiran pembimbing dari luar madrasah diharapkan mampu memberikan variasi metode belajar dan mempererat tali silaturahmi antara madrasah dengan warga sekitar.

"Kami berharap melalui program Tartila ini, siswa tidak hanya sekadar bisa membaca, tetapi benar-benar mencintai Al Quran sebagai pedoman hidup. Keterlibatan masyarakat sekitar sebagai pembimbing juga menjadi bukti bahwa pendidikan karakter anak adalah tanggung jawab kita bersama antara madrasah dan lingkungan," ujar Kamad. (jkp)
Artikel Terkait
Persiapkan Program SANDIMAS, MTsN 5 Kulon Progo Bekali Santri agar Siap Terjun ke Masyarakat
Selasa, 24 Februari 2026
MTsN 5 Kulon Progo Berjaya di MANTION #5, Mugi Hartun Sabet Juara 1 Da’i se-DIY Jateng
Senin, 23 Februari 2026
Semangat Religi Mengawali Ramadhan, MTsN 5 Kulon Progo Gelar Tadarus Bersama
Senin, 23 Februari 2026
Kreatif dan Inspiratif! Siswa MTsN 5 Kulon Progo Olah Pegagan Jadi Keripik Bernilai Ekonomi
Jum'at, 13 Februari 2026
MTsN 5 Kulon Progo Gandeng Yudhistira, Matangkan Persiapan Siswa Hadapi TKA 2026
Jum'at, 13 Februari 2026
MTsN 5 Kulon Progo Gelar Kegiatan Keputrian Bertema Kesehatan Psikologis Remaja
Jum'at, 13 Februari 2026
MTsN 5 Kulon Progo Laksanakan Kegiatan Kokurikuler Pembuatan Keripik Pegagan
Jum'at, 13 Februari 2026